Pengenalan Git

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...., kali ini saya akan menjelaskan tentang pengenalan GIT, check it out!

  1. Version control
    1. Pengertian
adalah sebuah sistem yang mencatat setiap perubahan terhadap file atau folder yang disertai keterangan tentang perubahan file atau folder tersebut. Dan pengguna version control dapat berpindah ke perubahan yang sebelumnya.
    1. Kegunaan
Membantu penggunanya berkolaborasi dengan orang lain, bisa melihat progress atau perubahan yang di lakukan oleh orang lain, dan jika ada kesalahan di dalamnya, kita bisa mengubahnya lagi.
    1. Tipe - Tipe Version Control
      1. Version control terpusat
Sistem ini menggunakan server sebagai pusat penyimpanan. Kelebihannya adalah, coder/programmer hanya butuh untuk menyalin kode tertentu yang di inginkan. Dan kelemahannya adalah, server akan penuh dan sibuk, jika orang yang berkolaborasi sangat banyak, dan dapat menimbulkan kesulitan pada coder/programmer tersebut.
      1. Version control terdistribusi
Sistem ini mempunyai cara kerja, yaitu, semua coder/programmer yang berkolaborasi menyimpan semua data yang mereka buat. Kelebihannya adalah coder/programmer bisa mekukan hal apapun, tanpa harus terhubung dengan yang lain, dan prosesnya akan sangat cepat, karena hanya bersifat lokal. Kelemahannya adalah, si coder/programmer, akan banyak menggunakan storage mereka untuk menampung data. Contoh dari penggunaan version control terdestribusi adalah GIT yang akan kita pelajari bersama.


  1. GIT
    1. Tentang GIT
GIT dibuat oleh Linus Torvalds, pembuat asli sistem operasi Linux. Linus membuat GIT untuk membantu perkembangan Linux. Alasan utama Liinus membuat GIT  adalah, karena Linux memiliki lebih dari 12000 coder, akhirnya Linus membuat solusi untuk mereka, yaitu membuat GIT.
    1. Cara kerja GIT
GIT memiliki 3 kondisi yaitu :
      1. Modified -> sudah melakukan revisi, tetapi belum disimpan dan ditandai di version control.
      2. Staged -> sudah melakukan revisi dan penandaan, tapi belum disimpan di version control.
      3. Committed -> sudah melakukan revisi, penandaan dan sudah disimpan di version control.


    1. Cara menginstall GIT
      1. Cara install di Windows -> download di website berikut -> https://git-scm.com/downloads
      2. Untuk di MAC dan Linux menggunakan commandl seperti ini ->
apt-get install git
      1. Untuk sistem operasi Fedora menggunakan command seperti berikut ->
yum install git-core
    1. Membuat repository di GIT
Command yang dipakai dan yang perlu kita ketahui dalam pembahasan ini adalah git init. Command ini berguna untuk membuat repository. Repository adalah tempat penyimpanan data dari GIT yang bersifat lokal di dalam storage kita. Repository dibuat dengan langkah awal, yaitu membuka/menuju folder yang kita inginkan untuk menjadi repository GIT, lalu kita masukkan command git init didalamnya.
    1. Memeriksa repository di GIT
Setelah kita membuat repository, selanjutnya kita akan mempelajari cara memeriksa repository, kali ini adalah cara memeriksa perbandingan antara file yang sudah kita buat namun belum kita simpan di repository dengan file yang sudah ada di repository, caranya adalah dengan memakai command git status, command ini berguna untuk memberikan info tentang kondisi dari file dan directory yang ada di dalam proyek kita. Info tersebut menyangkut informasi tentang modified, staged, dan commited dari file yang ada.  
  1. Perintah dasar GIT
    1. git add
Command git add berfungsi untuk mengubah kondisi file yang sebelumnya masih modified menuju staged. Struktur command nya adalah seperti berikut :
  1. git add + nama_file_atau_folder -> berguna untuk menambahkan file atau folder tertentu yang kita inginkan.
  2. Jika kita ingin menambahkan lebih dari satu file, kita hanya menambahkan jarak per-nama file menggunakan spasi.
  3. git add+spasi+*+format_file -> berguna untuk menambahkan file dengan format yang kita inginkan, misalnya kita ingin mengambil semua file yang berformat .php ke dalam repository kita, maka kita hanya perlu menggunakan command diatas.
  4. git add+spasi+. -> berguna untuk menambahkan semua file kedalam repository kita, apapun formatnya.
    1. git commit
Command git commit berfungsi untuk merubah keadaan file yang sebelumnya masih staged menuju commited, dan ditambah pesan untuk keterangan perubahannya. Struktur command nya adalah seperti berikut :
  • git commit+spasi+-m+spasi+”isi_pesan”
    1. git log
Command git log berfungsi untuk memberikan informasi tentang file yang sudah di commit. Command dari git log dapat divariasikan sesuai keinginan kita, perhatikan command - command dibawah ini :
  1. git log+spasi+--oneline -> untuk menyingkat pesan log, jika kita merasa pesannya terlalu banyak.
  2. git log+spasi+--author=’nama_author’ -> untuk  
    1. git diff
Command git diff berfungsi untuk melihat revisi atau pembaruan yang masih berstatus modifed yang kita lakukan. Setelah kita memasukkan command git diff, maka akan muncul pesan yang berisi keterangan pembaruan, pada pesan itu akan ada satu baris yang didalamnya ada tanda tambah (+), yang berarti bahwa ada penambahan kode atau yang lainnya di baris tersebut. Dan jika kita melihat ada tanda minus (-) di baris keterangannya, berarti ada yang dikurangi di dalam baris kode tersebut. Jika kita hanya ingin melihat keterangan pada satu file saja, maka kita bisa ubah commandnya menjadi git diff+spasi+nama_file.


    1. Cara meralat file di GIT
Jika kita ternyata mempunyai kesalahan pada revisi kita, namun kita ingin segera mengubahnya, maka kita bisa menggunakan command git checkout+spasi+nama_file, namun command tersebut hanya bisa digunakan jika file belum berstatus staged keatas. Jika file sudah mencapai staged, kita bisa menggunakan command git reset+spasi+nama_file, setelah itu kita bisa menggunakan command git checkout. Jika kita ingin kembali ke commit sebelumnya dari file yang kita inginkan, kita cukup menambahkan HEAD~nomorcommit+spasi+nama_file dibelakang command git checkout, lalu jika kita ingin kembali ke commit sebelumnya, juga bisa menggunakan nomor commit yang bisa kita lihat setelah menulis command git log. Kita juga bisa mengambalikan suatu file ke satu commit dan menghapus semua perubahan ke satu commit dengan menggunakan command git revert+spasi+nomorcommit+-n.
    1. git branch
Jika kita berkolaborasi dengan orang lain, pasti kita akan membagi tugas projectnya kepada orang yang berkolaborasi dengan kita, untuk membaginya, kita menggunakan branch/cabang, untuk membuat brach, kita bisa memakai command git branch+spasi+nama_branch, namun setelah kita membuat branch, kita belum berpindah ke brach itu, melainkan masih berada di dalam master, untuk berpindah, kita bisa menggunakan command git checkout+spasi+nama_branch.
    1. Cara membuat revisi di dalam branch
Kita bisa merivisi di dalam branch seperti merevisi di master.
    1. Menggabungkan 2 branch
Kita bisa menggabungkan 2 brach yang berbeda dengan command git merge+spasi+nama_branchyang_ingin_disambungkan.
    1. git remote
Jika kita ingin menangani atau menghandle repository orang lain, kita bisa menggunakan command git remote. Jika kita ingin melihat semua repository remote yang kita punya, bisa menambahkan -v dibelakang command git remote. Jika kita ingin menambah repository remote, kita bisa menambahkan command add+spasi+nama_repo+url_repository  dibelakang command git remote. Jika kita ingin menghapus repository remote, maka kita hanya perlu menambahkan command rm+spasi+nama_repoyang_ingin_dihapus dibelakang command git remote. Jika kita ingin merubah nama repository remote, kita cukup menambahkan command rename+spasi+nama_repo_lama+nama_repo_baru.
    1. git pull
Command ini berguna untuk mengambil commit yang ada di repository remote, susunan commandnya adalah seperti ini, git pull+spasi+nama_remote_repo+nama_branch.
    1. git fetch
Command ini berfungsi untuk meninjau/memeriksa revisi yan terjadi di remote repository, commandnya adalah seperti ini, git fetch+spasi+nama_repo_remote. Jika kita ingin memeriksa perubahannya, kita bisa menggunakan command git log+spasi+nama_remote/nama_branch. Jika kita ingin menggabungkannya, kita bisa menggunakan command git merge+spasi+nama_repo_remote/nama_branch, tapi sebelum itu, kita harus berpindah dulu ke branch master.
    1. git push
Jika kita ingin menyimpan perubahan di dalam repository remote, kita bisa menggunakan command git push+spasi+nama_remote+nama_branch.

Oke sekian postingan hari ini, semoga bermanfaat!, keep calm and code your app! ☺☺








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Indonesia Android Kejar

Tentang Aplikasi Pertama Saya