MENDOAKAN KEBAIKAN UNTUK GURU, DAN MENUTUPI AIBNYA
Bismillah.., Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kali ini saya akan mempost, atau tepatnya merepost artikel dari web Salafy.or.id, yang berjudul : "MENDOAKAN KEBAIKAN UNTUK GURU, DAN MENUTUPI AIBNYA".
Al Imam Nawawy Rahimahullah pernah menyatakan :
وَقَدْ كَانَ بَعْضُ الْمُتَقَدِّمِيْنَ إِذَا ذَهَبَ إِلَى مُعَلِّمِهِ تَصَدَّقَ بِشَئْ ٍوَقَالَ اللَّهُمَّ اسْتُرْعَيْبَ مُعَلِّمِي عَنِّى وَلاَ تَذْهَبْ بَرَكَةَ عِلْمِهِ مِنِّى
Artinya :
Sebagian (Ulama) terdahulu, jika berangkat menuju gurunya, ia bersodaqoh dengan sesuatu, kemudian bedoa : Ya Allah...., tutuplah aib guruku dariku, dan janganlah engkau menghilangkan barokah ilmunya dariku.
(Dikutip dari : Al Majmu' Syahrul Muhadzdzab (1/36), At Tibyan fii Aadaabi Hamalatil Quran (1/47) ).
Lalu, apa faedah yang bisa kita ambil dari pernyataan beliau diatas?
1. Keberkahan ilmu yang didapat oleh para Ulama Salaf (terdahulu) dari Allah, disebabkan oleh baiknya adab mereka dalam menuntut ilmu dan adab kepada orang yang menyampaikan ilmu tersebut (guru).
2. Diantara adab berangkat menuju majelis ilmu adalah bersodaqoh, sodaqoh disini adalah sodaqoh yang dimaksudkan untuk mempermudah ilmu yang mereka dapatkan.
3. Adab selanjutnya, setelah bersodaqoh adalah berdoa, doa yang dipanjatkan hendaklah doa yang bersangkutan dengan pembelajaran atau ilmu tersebut.
4. Doa pertama yang mereka ucapkan adalah "Ya Allah, tutuplah aib guruku dariku". Mereka (para ulama) sadar bahwa gurunya adalah manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan. Tapi mereka berharap untuk tidak mengetahui aib gurunya itu. Agar tidak timbul kesan buruk darinya terhadap guru itu, sehingga menghalangi mereka mendapat ilmu dari guru itu. Jika kita lihat di zaman sekarang, banyak murid yang menganggap remeh gurunya atau merendahkan gurunya, dikarenakan mereka lebih banyak mengetahui kekurangan/aib dari gurunya ketimbang kelebihan gurunya.
5. Disamping mereka tidak ingin mengetahui kekurangan/aib gurunya, mereka juga tidak mau menyebarkan kekurangan/aib gurunya.
6. Doa kedua yang mereka ucapkan adalah "Janganlah engkau menghilangkan barokah ilmunya dariku". Mereka (para ulama) menyadari dan mengakui bahwa gurunya memiliki ilmu yang tidak mereka miliki. Tapi jika Allah tidak menghendaki ilmu masuk kedalam diri mereka, mereka tidak akan mendapat manfaat sedikitpun.
Kadangkala seorang aalim (orang yang berilmu) sangat luas ilmunya. Tapi, diantara sekian banyak manusia yang belajar kepada dirinya, sebagiannya tidak mendapatkan keberkahan ilmu seperti yang lain, padahal mereka berguru pada orang yang sama, di waktu yang sama, dan juga di tempat yang sama.
Semoga artikel kali ini bermanfaat kepada semua orang yang membacanya, dan juga semoga Allah senantiasa menjaga dan memberikan keberkahan ilmu kepada kita, dan juga kepada semua guru yang telah mengajari kita hal apapun, terlebih lagi tauhid dan sunnah kepada kita.
Akhir kata, saya ucapkan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.... ☝✋😁
Source : http://salafy.or.id/blog/2017/09/26/mendoakan-kebaikan-untuk-guru-dan-menutupi-aibnya-2/
4. Doa pertama yang mereka ucapkan adalah "Ya Allah, tutuplah aib guruku dariku". Mereka (para ulama) sadar bahwa gurunya adalah manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan. Tapi mereka berharap untuk tidak mengetahui aib gurunya itu. Agar tidak timbul kesan buruk darinya terhadap guru itu, sehingga menghalangi mereka mendapat ilmu dari guru itu. Jika kita lihat di zaman sekarang, banyak murid yang menganggap remeh gurunya atau merendahkan gurunya, dikarenakan mereka lebih banyak mengetahui kekurangan/aib dari gurunya ketimbang kelebihan gurunya.
5. Disamping mereka tidak ingin mengetahui kekurangan/aib gurunya, mereka juga tidak mau menyebarkan kekurangan/aib gurunya.
6. Doa kedua yang mereka ucapkan adalah "Janganlah engkau menghilangkan barokah ilmunya dariku". Mereka (para ulama) menyadari dan mengakui bahwa gurunya memiliki ilmu yang tidak mereka miliki. Tapi jika Allah tidak menghendaki ilmu masuk kedalam diri mereka, mereka tidak akan mendapat manfaat sedikitpun.
Kadangkala seorang aalim (orang yang berilmu) sangat luas ilmunya. Tapi, diantara sekian banyak manusia yang belajar kepada dirinya, sebagiannya tidak mendapatkan keberkahan ilmu seperti yang lain, padahal mereka berguru pada orang yang sama, di waktu yang sama, dan juga di tempat yang sama.
Semoga artikel kali ini bermanfaat kepada semua orang yang membacanya, dan juga semoga Allah senantiasa menjaga dan memberikan keberkahan ilmu kepada kita, dan juga kepada semua guru yang telah mengajari kita hal apapun, terlebih lagi tauhid dan sunnah kepada kita.
Akhir kata, saya ucapkan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.... ☝✋😁
Source : http://salafy.or.id/blog/2017/09/26/mendoakan-kebaikan-untuk-guru-dan-menutupi-aibnya-2/

Harrah's Cherokee Casino & Hotel - MapYRO
BalasHapusThe 경상남도 출장안마 Cherokee 양산 출장마사지 Indian Tribe owns and operates Harrah's Cherokee Casino 평택 출장안마 and Hotel in Cherokee, NC. The casino offers over 2,300 slots, 광양 출장샵 50 table 원주 출장안마 games